Cute Blue Flying Butterfly

Kamis, 07 April 2011

Bahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari

Kelebihan sabun antara lain:
a.Mencuci dengan baik dalam air lunak,
b.Dapat diuraikan mikroorganisme (biodegradable), sehingga tidak membentuk buih disungai atau danau, dan
c.Jarang menyebabkan kerusakan (alergi) kulit.
Kekurangan sabun antara lain :
a.Sukar larut dalam air, sehingga tidak praktis digunakan dalam mesin cuci.
b.Diendapkan oleh air sadah dan membentuk scum. Sabun tidak akan berbuih sebelum semua ion kalsium dan magnesium dalam air sudah diendapkan. Selain itu scum yang terbentuk dapat menempel pada bahan cucian, sehingga pakaian menjadi kusam.
c.Tidak dapat mencuci dalam larutan yang bersifat asam.

Kelebihan deterjen antara lain :
a.Deterjen tidak memiliki semua kelemahan sabun seperti diatas. Deterjen tidak mengendap dalam air sadah dan dapat bekerja dalam air yang cukup asam.
b.Deterjen dapat dibuat dengan sifat-sifat khusus sesuai keperluan.
Kekurangan deterjen antara lain :
a.Limbah deterjen menimbulkan buih disungai atau didanau, karena sisa deterjen tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme (nonbiodegradable).
b.Deterjen mengandung STTP (sodium tripolyphosphate), yaitu suatu zat aditif untuk mengatasi keasadahan dan mencegahkotoran melekat kembali ke bahan cucian (redeposisi). Akan tetapi, ternyata hal itu menimbulkan masalah, sebab fosfat merupakan nutrisi yang diperlukan tumbuhan. Akibatnya, limbah deterjen akan memacu perkembangan tumbuhan air, seperti ganggang dan eceng gondok. Ketika tumbuhan itu mati, selanjutnya diuraikan oleh bakteri. Penguraian ini membutuhkan oksigen sehingga jumlah oksigen didalam air menjadi berkurang. Akibatnya, ikan dan hewan air yang lain tidak dapat bernafas dan akhirnya mati. Selain itu Ganggang yang menutupi permukaan air dapat menghambatsinar matahari untyuk masuk kedalam air. Akibatnya, tanaman air tidak dapat melakukan fotosintesis sehingga lama-kelamaan akan mati.



Shampoo menggunakan deterjen sintesis sebagai bahan pembersihnya, misalnya senyawa natrium laurel sulfat (SLS) yang mampu mengatasi kesadahan air. Shampoo untuk rambut kering, normal, atau berminyakhanya berbdeda dalam kosentrasinya (kepekatan) deterjennya. Shampoo untuk ramnbut berminyak mempunyai konsentrasi deterjen lebih tinggi, sedangkan untuk rambut kering konsentrasinya lebih rendah. Berbagai macam bahan tambahan seperti wangi-wangian, susu, madu, lemon, atau rtamuan lainnya sebenarnya tidak banyak berpengarug pada daya kerja shampoo. Oleh karena itu penggunaan shampoo sebaiknya disesuaikan dengan jenis rambut.

Bahan utama dalam pembersih lantai adalah disinfektan (pembasmi kuman). Disin fektan yang pertama digunakan dalam pembersih lantai yaitu fenol atau asam karbolat (carbolic acid). Fenol tergolong zat yang beracun dan merusak kulit. Sekarang ini, terdapat berbagai disinfektanlain yang lebih baik, misalnya heksil resorsinol dan kresol.

Bahan utama dalam pasta gigi adalah deterjen dan abrasive (Penggosok seperti amplas). Salah satu deterjen yang banyak digunakan dalam pasta gigi adalah natrium laurel sulfat. Abrasive yang ideal harus cukup keras untuk membersihkan gigi, tetapi jangan terlalu keras, sehingga tidak merusak email gigi. Abrasive yang digunakan dalam pasta gigi diantaranya adalah silica (SiO2), kalsium karbonat (CaCO3), dan baking soda. Untuk menguatkan gigi, pasta gigi sering dengan senyawa flourida, misalnya natrium flourida (NaF). Senyawa flourida pada pasta gigi dapat mengubah sebagian email gigi menjadi bahan yang lebih kuat dari pada email semula.

Pemutih yang beredar dipasaran, umumnya mengandung senyawa hipoklorit sebagai bahan aktifnya. Latutan pemutih mengandung senyawa natrium hipoklorit (NaClO) dengan kadar 5,25 % ; sedangkan serbuk pemutih mengandund senyawa kalsium hipoklorit, Ca(ClO)2. Senyawa hipoklorit mudah melepaskan klorin. Dalam kadar tinggi, klorin dapat merusak pakaian. Pemutih Hipoklorit tidak baik untuk bahan poliester, sebab lebih memberikesan kuning daripada memutihkan.

Pemutih merupakan bahan kimia yang sangat reaktif. Mencampur bahan pemutih dengan bahan rumah tangga lainnya dapat sangat berbahaya. Misalnya, jika pemutih dicampur dengan pembersih kloset yang mengandung asam klorida dapat menghasilkan gas klorin. Gas klorin dapat merusak saluran pernafasan, dan jika kadarnya cukup besar dapat mematikan. Mencampur pemutih dengan ammonia juga menghasilkan gas beracun, yaitu kloramin (NH2Cl) dan hidrazin (N2H4). Oleh karena itu jangan sekali-kali mencampur pemutih dengan bahan lain tanpa petunjuk atau pengetahuna yang jelas


Senyawa yang digunakan sebagai bahan pewangi biasanya diperoleh dari alam, misalnya tananman melati dan mawar. Namun para ahli juga berupaya mendapatkan senyawa buatan (sintesis) yang lebih murah daripada yang alami. Seiring dengan perkembangan zaman, penggunaan ini semakin berkembang. Pewangi atau parfum digunakan pada setiap produk, mulai dari produk kebutuhan wanita, hingga produk kebutuhan rumah tangga seperti cairan pembersih bahkan obat anti nyamuk. Produk yang memiliki wewangian yang khas dan menarik memang cukup digemari oleh masyarakat, karena memang kesan bersih, segar dan menyenangkan akan ditimbulkan dari wewangian tersebut.

Bahan Pembasmi serangga tergolong zat yang bersifat racun. Zat ini tidak hanya beracun bagi serangga, tetapi juga bagi berbagai jenis hewan lain, bahkan bagi manusia. Adapun macam-macam obat pembasmi serangga yaitu DDT, aldrin, dieldrin, dan endrin. Meskipun demikian, obat pembasmi serangga juga berbahaya jika digunakan secara berlebihan. Efek samping obat pembasmi serangga dalam dunia pertanian dapat merusak kesehatan karena terutama kesehatan petani yang menggunakannya.

Baygon:
Bahan-bahan kimia yang dikandung yaitu transflutrin (0,04 %), Praletrin (0,04 %), Permetrin (0,10 %). Serangga yang dapat dibasmi yaitu nyamuk. Dan berbahaya bagi hewan peliharaan.
Penggunaan yang aman : Jauhkan dari makanan, minuman, dan anak kecil.

Hit:
Bahan-bahan kimia yang dikandung yaitu Propoksur (1,18%) dan d.aletrin (0,22%). Serangga yang dapat dibasmi yaitu nyamuk dan kecoak. Dan berbahaya bagi hewan peliharaan.
Penggunaan yang aman : Jauhkan dari makanan, minuman, dan anak kecil. Jangan dihirup.

Force magic:
Bahan-bahan kimia yang dikandung yaitu Praletrin (0,04 %), Permetrin (0,10 %). Serangga yang dapat dibasmi yaitu Nyamuk. Dan berbahaya bagi hewan peliharaan.
Penggunaan yang aman : Jauhkan dari makanan, minuman, dan anak kecil.


Soffell:
Bahan-bahan kimia yang dikandung yaitu Diethilfoluamida (13 %). Serangga yang dapat dibasmi yaitu Nyamuk. Tidak berbahaya bagi hewan peliharaan.
Penggunaan yang aman : Jauhkan dari makanan, minuman, dan anak kecil 6 tahun kebawah. Jangan dioleskan pada selaput lender (mata) dan luka.

Bagaimana cara mengurangi dampak negatif penggunaan bahan kimia?"
1.Selalu membaca label pada kemasan. Pada label biasanya terdapat petunjuk penggunaan produk secara aman, komposisi bahan-bahan kimia yang ada didalamnya, serta pertolongan pertama yang dapat dilakukan jika terjadi kesalahan penggunaan.

2.Menggunakan bahan/produk kimia secara wajar dan sesuai kebutuhan. Misalnya,ketika kita ingin membunuh seekor kecoa, kita cukup menyemprotkan satu atau dua kali obat anti kecoa. Kita tidak perlu menghabiskan satu kaleng obat anti kecoa.

3.Menggunakan bahan/produk kimia yang mudah terurai sehingga tidak mencemari lingkungan.
Penggunaan deterjen yang mudah terurai (biodegradable) akan mengurangi pencemaran sistem air.

4.Menyimpan produk-produk yang mengandung bahan kimia di tempat yang aman.
.
5.Tidak membuang sisa-sisa bahan kimia secara sembarangan, karena dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan. Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Technology Blog